Review Stanley STEL345 & Bosch GST 65 E Jigsaw

Review Stanley STEL345 & Bosch GST 65 E Jigsaw


Mencoba review dua mesin Jigsaw, Stanley STEL345 dan Jigsaw Bosch GST 65 E Professional.

Ini hanya review/ulasan singkat saja, dan bukan perbandingan, karena kedua mesin Jigsaw ini berbeda kelas dan fiturnya. Yang saya share hanyalah pengalaman saya selama menggunakan kedua mesini ini.


Bosch GST 65 E

Ini adalah mesin Jigsaw pertama saya, saya juga lupa alasan alasan saya dulu kenapa membeli jigsaw ini, mungkin karena pas di kantong saya waktu itu dan, Bosch, merk yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya menurut sebagian besar orang.

Teknologi mesin ini memang bisa dibilang jadul, tidak banyak fitur, tapi sesuai dengan fungsinya, tidak mengecewakan. Yang saya suka dari mesin ini, ringan, tidak bikin capek dan luwes, enak dipakai memotong yang berlekuk. Yang kurang menurut saya, itu mekanisme penggantian mata pisau, karena harus menggunakan obeng yang ukurannya tidak standar. Saya sempat kerepotan waktu obeng bawaannya hilang, repot sekali mencari ukuran yang pas, walau akhirnya dapat, tapi setelah pencarian yang cukup lama.

Yang jelas, selama saya pakai mesin ini, tidak ada keluhan dalam proses pemotongan, OK untuk pemotongan multiplek dan kayu-kayu ringan seperti kayu jati belanda. Tapi jika harus membeli lagi, Bosch GST 65 E mungkin tidak akan masuk kedalam daftar pembelian saya, karena banyak merk atau Bosch tipe lain dengan fitur yang jauh lebih lengkap.


Stanley STEL345

Stanley STEL345 bisa dibilang jigsaw modern, karena sudah dilengkapi fitur-fitur baru yang belum ada sebelumnya. Mulai dari pengaturan kecepatan (Variable Speed), alas yang bisa diganti, fungsi orbital/pendulum dan teknology "keyless" atau tanpa kunci untuk penggantian mata pisau dan pengaturan kemiringan.

Hampir semuanya OK menurut saya, untuk penggunaan, sampai saat ini saya belum menemukan kekurangan dari mesin ini, yang mungkin agak kurang pas hanyalah kebutuhan daya yang cukup tinggi, 650 watt. Daya yang dibutuhkan memang cukup besar, tapi dengan daya ini, kita bisa memotong kayu keras dengan cepat dan mudah. Tapi apakah ini pilihan yang tepat?

Sebelum memutuskan membeli Stanley STEL345, coba cek Dewalt DW349R. Hampir tidak ada bedanya, yang membedakan hanya kebutuhan daya listriknya, Dewalt hanya butuh 500 watt. Fiturnya sama, materialnya sama, harganya juga tidak terlalu jauh, bahkan dibeberapa toko hargaya juga sama. Jadi,... jika saya ingin membeli Jigsaw kedua saya, saya akan pilih Dewalt DW349R ^_^.

Bagaimana dengan Makita 4329? Mungkin nanti kalo saya ada kesempatan mencobanya, saya akan review.


Ok, itu ajah yang bisa saya ulas tentang kedua mesin ini, jangan lupa, sebelum membeli, sesuaikan dengan kebutuhan dan sesuaikan juga dengan dananya.


Untuk lebih lengkap, video bisa diakses di: Youtube


Topik: review, perkakas, ...

 

 
HobiKayu Partners:
Wong DIY • Tukang Rumahan