Mengenal Jenis-Jenis / Tipe Table Saw

Mengenal Jenis-Jenis / Tipe Table Saw


 

Ada beberapa jenis Table Saw atau gergaji meja yang ada dipasaran, apa saja tipenya dan apa bedanya?


1. Job Site & Table-top/Bench-top Table Saw

Table Saw yang paling umum di kalangan peng-hobi atau yang suka DIY, compact, portable dan harganya yang bisa dibilang terjangkau. Table Saw jenis ini juga termasuk yang paling banyak dipasaran (Indonesia) saat ini. Ada beberapa merk yang tersedia saat ini, ada Bosch GTS10J, DeWalt DWE7470, RYU, Modern, Krisbow, dll.

Motor tidak terlalu besar, rata-rata dikisaran 1.500 watt, ya mirip-mirip dengan motor Circular Saw. Ada dua ukuran mata pisau untuk Table Saw ini, ada yang 8-in dan yang paling umum 10-in. Harga juga bervariasi, mulai dari 2 juta-an hingga 15 juta-an.

Disebut Job Site Saw karena kalo diluar negri, ini dipakai oleh kontraktor-kontraktor atau pengembang yang kerjanya dilokasi proyek, karena ukurannya kecil jadi bisa dibawa-bawa, dan beberapa tipe seperti Bosch dan Metabo juga tersedia standnya dengan roda, biasanya dijual terpisah. Mesin ini juga biasa digunakan di workshop, diletakan diatas meja atau dibuatkan kabinetnya, walau beberapa merk sudah menyertakan kaki besinya.

Kekurangan mesin ini biasanya pada fence-nya, hampir semua tidak bisa diandalkan, ya memang karena ditujukan untuk pemotongan kasar yang tidak butuh presisi tinggi (di proyek), tapi bukan berarti tidak bisa kita bikin presisi. Buat peng-hobi, ini mungkin mesin yang akan paling sering digunakan di workshop.


2. Contractor Table Saw / Contractor Saw

Satu kelas diatas Job Site Saw, dengan motor yang lebih powerfull, body yang lebih kokoh, fence yang layak dan presisi. Belum banyak merknya yang tersedia di Indonesia, saat ini yang saya tau baru ada Oscar, Krisbow dan Aldo. Motor biasanya sudah motor induksi atau elektro motor, 1PK++. Ukuran mata pisau umumnya 12-in, tapi beberapa ada yang 10-in.

Berbeda dengan Job Site Saw yang mudah dibawa-bawa, Contractor Saw diperuntukan untuk di workshop, agak ribet jika dibawa-bawa ke proyek, tapi masih mudah untuk di pindahkan. Kaki besi biasanya sudah bawaan, dan ukuran mejanya lebih besar dibandingkan dengan Job Site Saw, dan beberapa sudah besi cor atau cast iron.

Fence lebih kokoh dan lebih presisi, cocok untuk cabinet making atau furniture making, juga cocok untuk pemotongan-pemotongan kasar seperti pembelahan karena mata pisaunya yang besar. Untuk harga, dikisaran 10 juta-an ++.


3. Cabinet Table Saw / Cabinet Saw

Kalau di Amerika atau di Eropa, Cabinet Saw mungkin Table Saw yang paling umum, atau lebih umum dibandingkan dengan Contractor Saw. Video-video yang kita lihat di Youtube, khususnya woodworker Amerika, biasanya menggunakan Table Saw tipe ini. Berat, kokoh, dan banyak alat bantu (jig) yang kita bisa gunakan di mesin ini. Bisa dibilang, ini mesin semi-industri.

Sesuai dengan namanya, Cabinet Saw, body mesin ini full hingga kebawah, seperti kabinet. Berat dan kokoh, sekitar 200kg++. Fence jauh lebih kokoh dan mudah untuk dikalibrasi, karena bisanya sistem fencenya sudah menggunakan Biesemeyer Fence. Meja menggunakan besi cor atau cast iron, jadi mesti ada maintenance ekstra untuk menjaganya dari karat.

Pilihan motor bervariasi, mulai dari 1,5PK, umumnya di 3PK biar bisa kuat menggunakan mata pisau full-kerf atau matau pisau Dado. Produk pendukung atau tambahannya juga banyak, kita bisa pasang sliding, auto-feed, dll, cocok buat workshop yang memang produksinya furnitur. Sayangnya, saya belum menemukan toko yang menjual Table Saw jenis ini yang siap pakai, ada beberapa penjual yang menerima pesanan atau pre-order, seperti di Semarang atau di Jepara. Untuk harganya, tergantung spesifikasinya, tapi setidaknya kita mesti siapkan dana 25 juta-an ++.


4. Panel Table Saw / Panel Saw

Table Saw yang paling umum untuk industri furnitur di Indonesia. Table Saw jenis ini malah lebih mudah didapatkan dibandingkan dengan Cabinet Saw. Ada beberapa brand yang ada di Indonesia, yang saya tau ada Felder, Hammer, SCM dan Altendorf, untuk brand-brand China malah lebih banyak lagi.

Panel Saw berbeda dari Table Saw jenis sebelumnya, sangat mudah mengenalinya, karena di sisi kiri dia sliding. Hampir semua fitur kita bisa custom saat pesan Panel Saw, ukuran mata pisau, besarnya motor, kebutuhan listriknya, dll. Lalu yang unik, di beberapa Panel Saw, ada mata pisau tambahan, kecil, yang disebut Scoring, letaknya ada di depan mata pisau utama, gunanya untuk membuat potongan yang tidak terlalu dalam sebelum dipotong di mata pisau utama, ini beguna jika kita potong material yang sudah dilapisi laminasi, misal HPL agak tidak rusak.

Untuk harga,.... dananya berapa? Harganya dari 50 juta-an (Krisbow) yang paling basic hingga ratusan juta, jadi tergantung spesifikasi mesinnya dan pesanan.


Ok, itu jenis-jenis Table Saw yang umum, ada beberapa jenis lainnya seperti Hybrid dan Combination, mingkin lain kali saya akan bahas. Untuk pilihan, sesuaikanlah dengan kebutuhan dan kemampuan.


Topik: artikel, perkakas, ...

 


 
HobiKayu Partners:
Kayuloka