Review Makita DHP453 18V Hammer Drill

Review Makita DHP453 18V Hammer Drill

Spesifikasi >

Beli/Cek Harga:

Shopee Rp. 1.900.000++
Bukalapak Rp. 1.940.000++
 
HKRATING: 7/10

Fitur: 6/10
Performa: 7/10
Harga: 8/10
Value: 8/10

Plus: Harga relatif murah untuk Makita, walau belum brushless. Power ok.

Minus: Bentuk model lama, belum brushless, baterai hanya 1.


Old School, kesan pertama saya pas liat langsung dan pegang Makita seri ini. Makita DHP453, 18V Hammer Drill termurah dari Makita saat ini (Mei 2020).

Bentuknya klasik, seperti bor baterai sebelum era Lithium, entah karena ini produk lama yang baru dikeluarkan Makita di Indonesia, atau memeng produk baru dengan bentuk yang klasik. Bentuknya panjang, langsing, dengan posisi mendangak, sangat berbeda dengan bor-bor lain pada umumnya (saat ini).

Dengan bentuknya yang panjang, terus posisi pegangannya hampir ditengah, bikin unit ini jadi balance pada saat di pegang walau kerasa sedikit lebih berat dibandingkan bor-bor yang selevel. Build quality standar Makita, tidak mengecewakan, secara ergonomi, standar aja, tapi kalau untuk saya, grip/pegangannya kerasa besar atau gendut, jadi kayaknya kurang cocok untuk tangan saya yang kecil, atau mungkin hanya perasaan saja. Mungkin kalau dari bentuk, yang saya sayangkan, tidak ada slot/fitur untuk menambahkan atau tempat pasang handle, karena untuk bor beton, mestinya fitur ini ada, untuk mempermudah kita pada saat ngebor beton atau tembok.

Untuk motor, sayanganya belum Brushless, dan kalau dari spesifikasinya (1.300 RPM, 38Nm), Makita DHP453 ini yang paling rendah jika dibandingkan dengan bor lain yang memiliki rentang harga yang sama. Untuk penggunaan sehari-hari atau untuk hobi sih lebih dari cukup, untuk produsksi yang tidak terlalu besar juga masih bisa mumpuni, tapi buat yang bermain dengan beton-beton atau besi, agak kurang, kurang RPM dan torsinya. Fitur Kecepatan dan torsi standar, 2 kecepatan dan 16 setingan torsi.


Saat tes, saya bandingkan dengan Stanley SBH201, secara performa tidak terlalu jauh, Stanley lebih unggul walaupun sedikit. Saya tes untuk ngebor tembok, kayu dan baja ringan, semuanya tidak ada masalah, sayanganya tidak sempat saya tes ke beton. Untuk pasang sekrup juga ok, gear tidak kasar dan impactnya juga ok, saya coba pasang sekrup 7cm ke kayu Borneo tanpa di bor, lancar, tidak ada masalah.

Fitur lain standar, lampu LED, terus ada tempat buat belt hook, cuma saya kurang paham apakah dalam paketannya sudah termasuk belt hook atau belum. Chuck atau pengunci mata bor tidak ada masalah, standar, tapi bagian yang stainless di ujung chuck itu bisa berputar bebas, entah memang begitu atau lemnya copot, tapi tidak mempengaruhi fungsi dari chuck itu sendiri.


Dengan harga di kisaran 1,9jt untuk Makita DHP453 SFX8, kita dapat 1 unit bornya, 1 unit baterai 3.0AH dan charger standar, jadi belum Rapid Charger. Tanpa koper, jadi hanya kardus, dan kayaknya paketan Makita yang keluarnya berbarengan dengan produk ini, kelengkapannya sama, 1 baterai dan charger. Jelas sekali untuk posisi di pasar, ini menjadi saingan Stanley SBH201, karena harganya mirip-mirip. Kalau untuk kelengkapan dan spesifikasi, Stanley menang, tapi jika kita melihatnya untuk investasi, Makita ini menang. Perkakas yang menggunakan baterai Stanley 18V masih sedikit, saat ini hanya ada bor dan driver, sedangkan untuk baterai Makita, tools yang bisa kita gunakan banyak. Tapi investasi ini akan terasa jika sudah banyak produk-produk Makita yang dijual bare tool atau unit only.

Secara keseluruhan sih tidak ada masalah, sesuai dengan spesifikasinya dan sesuai dengan harganya, harga Makita. Untuk yang hobi atau buat dirumah, sudah lebih dari cukup. Standar, tidak ada kelebihan yang menonjol dan tidak ada kekurangan yang signifikan. Mungkin kalau saya mau invest produk-produk Makita, saya akan beli produk ini dibandingkan Stanley SBH201, tapi kalau saya usaha dan berhubungan dengan beton, tembok, besi dan baja ringan dan keperluannya hanya bor dan driver, saya akan ambil yang Stanley. Atau jika memang untuk usaha/produksi, hmmm.... mungkin saya akan ambil Makita yang seri diatasnya.



Untuk lebih lengkap, video bisa diakses di: Youtube


Topik: makita, review, perkakas, drill, cordless, ...

 


 
HobiKayu Partners:
Kayuloka

HobiKayu.com menggunakan cookie. Dengan menggunakan website ini, anda setuju dengan Kebijakan Privasi hobikayu.com.

Setuju