Review Yasuka / YSK YMS-255A Miter Saw

Review Yasuka / YSK YMS-255A Miter Saw

Spesifikasi >

 
HKRATING: 7/10

Fitur: 7/10
Performa: 8/10
Harga: 6/10
Value: 7/10

Plus: Fitur unik, power galak.

Minus: Agak mahal.


Tak banyak dikenal, unik dan sepertinya underrated.


Mungkin merk ini belum familiar buat temen-temen, khusunya temen-temen yang hobi di perkayuan. Saya juga taunya YSK itu merk mesin-mesin bensin, dan baru tau ada produk untuk perkayuan setelah acara HobiKayu di Semarang awal tahun 2020 yang kebetulan Yasuka menjadi sponsor diacara itu.


Yasuka atau YSK YMS-255A Miter Saw, ukuran mata pisau 10 inci dengan ukuran arbor 25,4mm, dan daya listrik 1600 watt menurut spesifikasinya. Kapasitas potong 75x130mm untuk 90 derajat dan 75x90mm untuk potongan miter 45 derajat. Untuk mata pisau bawaan, kita dapat yang 60T, cocok untuk Miter Saw 10 inci, dan lumayan ok, tajam. Spesifikasi motornya sih tidak terlalu jauh beda dengan Miter Saw lain yang selevel, standar aja. Harga di 1,8-2jt-an. single bevel, jadi hanya bisa miring bevel ke kiri, dan maksimum sekitar 45 derajat.baik bevel maupun miter.

Mesin ini juga sudah dilengkapi dengan laser, walau hanya satu garis. Kita juga dapat 1 pengunci atau clamp, dan dapat 2 buah extension wing yang kita bisa pasang di kanan dan dikiri. Dapat kantung debu, tapi sepertinya tidak terlalu efisien, dan kunci L/Hex untuk membuka mata pisau. Sayangnya kunci L/Hex untuk kalibrasi bevel tidak disertakan.


Secara power sih ok punya, ketika saya tes, untuk angkatan pertama skitar 1700 watt dan pada saat penggunaan rata-rata di 800-900 watt untuk kayu-kayu yang kerasnya menengah kebawah. Power yang besar kerasa pada saat mesin ini dinyalakan, ada hentakan yang cukup kuat, dan bikin kaget. Pastikan temen-temen menggunakan pelindung pendengaran karena mesinnya lumayan berisik dan biar tidak kaget pada saat menyalakan.


Ada beberapa fitur yang unik dari mesin ini yang tidak biasa kita temui di Miter Saw lainnya. Pertama bentuk penyangga atau lehernya, agak berbeda dengan mesin-mesin lain, lalu posisi dan mekanisme untuk kalibrasi bevel juga berbeda. Lalu di pagar/fence ada bagian yang bisa keluar masuk pada saat kita mengatur posisi miter, retractable mungkin ya. Ada 4 baut yang mengunci fence dan bisa kita gunakan untuk kalibrasi. Bagian bawa insert ada lubang, biar debu tidak menumpuk didalam insert, tapi efeknya debu akan menumpuk dibawah mesinnya, jadi mesti di cek secara berkala.


Fungsi laser tidak otomatis, jadi kita harus menyalakan lasernya secara manual. Untuk daya laser juga tidak mengambil daya dari mesin, tapi menggunakan 2 buah baterai yang sudah disertakan dalam paketannya. Di mesin yang saya coba ini, setelah baterai dipasang, penutup baterai tidak bisa masuk atau terkunci. Posisi garis laser ada di sebelah kanan mata pisau, saya kurang nyaman dengan posisi ini, untungnya posisi laser bisa dikalibrasi dan dipindah, jadi saya pindah posisi garis lasernya di sebelah kiri mata pisau.

Mekanisme pengaturan kemiringan miter ok, tidak ada masalah, untuk bevel agak sedikit berat, mungkin butuh pelumas. Untuk miter, pengunci masih menggunakan drat (diputar) dan snap standar di kemiringan yang sering digunakan. Kalibrasi tidak rumit, dan mesin yang saya coba ini mata pisaunya tidak woble atau tidak geal-geol. Ada satu baut di depan baut pengatur kedalaman, yang sampai sekarang saya belum tau fungsinya untuk apa, biasanya ini ada di Miter Saw yang sliding, jadi bikin penasaran.

Yang saya suka, saya suka powernya, galak, walau bikin kaget diawal, saya suka fitur-fitur uniknya, dan saya suka harganya. Saya juga suka mekanisme plunge-nya (naik turun pada saat pemotongan), tidak berat.


Yang paling saya kurang suka itu mekanisme penggantian mata pisau. Ribet, terlalu banyak yang dibuka, dan pada saat pertama kali saya buka, susahnya minta ampun, mesti saya pukul pake palu. Terus tidak ada tempat buat kunci L/Hex (untuk membuka mata pisau), jadi kemungkinan kuncinya akan hilang kalau sudah di workshop. Jangan lupa, untuk membuka pengunci mata pisau, arah putarannya terbalik.

Secara keseluruhan sih ok, secara teknis ok, power ok, agak sedikit mahal mungkin, karena dengan harga segitu, kita bisa dapat Miter Saw NRT-PRO 10 inci yang sudah sliding. Untuk power mungkin sekelas Dewalt DW713, mirip-mirip. Dan seperti yang saya tulis diatas, kayaknya ini mesin sedikit underrated. Mungkin pertanyaan besarnya adalah soal layanan purna jualnya, garansi dan ketersediaan suku cadangnya, belum banyak informasi yang saya dapat soal ini, ya semoga saja tidak menjadi masalah, karena ini mesin ok menurut saya.

Jangan lupa, gunakan kaca mata, pelindung pendengaran dan masker yak.


Topik: review, perkakas, miter saw, yasuka, ...

 


 
HobiKayu Partners:
Kayuloka